BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Dampak pemanasan global saat ini sudah sangat dirasakan oleh seluruh bangsa di dunia tidak terkecuali Indonesia. Permasalahan ini apabila tidak ada kepedulian dari semua pihak maka akan mempercepat kepunahan seluruh jenis makhluk hidup di muka bumi ini. Untuk itu pada saat ini beberapa negara sudah mulai menunjukkan perhatiannya terhadap masalah ini. Dengan telah dilaksanakannya konferensi Internasional tentang perubahan iklim dan pemanasan global di Bali beberapa waktu yang lalu yang antara lain merekomendasikan negara-negara yang memiliki hutan tropis untuk menjaga dan mempertahankan keberadaan hutan-hutan mereka. Indonesia sebagai salah satu negara tropis mempunyai peran yang sangat penting untuk mempertahankan keberadaan hutan-hutannya dan terus menambah jumlah tanaman pohon-pohonnya. Untuk itu peran aktif masyarakat perlu ditingkatkan dalam hal memperbanyak jumlah tanaman pohon tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di rumah peneliti, tepatnya di Dusun Kebonagung, Desa Kebonagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto 61311 (0321) 511237.populasinya kurang lebih 120 Kepala Keluarga (KK) dan di ambil sampel sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK).
1.2 RUMUSAN MASALAH
Dalam karya tulis ini rumusan masalahnya adalah apakah minat masyarakat dusun kebonagung dalam menanam pohon untuk mengurangi dampak pemanasan global dapat ditingkatkan.
1.3 TUJUAN
Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan cara atau metode untuk menggairahkan minat masyarakat Dusun Kebonagung dalam menanam pepohonan.
1.4 MANFAAT
Adapun manfaat penelitian antara lain:
Bagi Pemerintah
Dapat dijadikan sebagai referensi untuk memberikan motivasi kepada masyarakat dalam gerakan masyarakat menanam pohon.
Dapat di kembangkan untuk penelitian lebih lanjut.
Bagi Masyarakat
Dapat dijadikan sebagai tambahan pengetahuan tentang masalah pemanasan global dan dampaknya serta upaya untuk menguranginya
Sebagai acuan untuk memperbaiki kondisi lingkungan masing-masing.
BAB II
DESKRIPSI
2.1 MINAT MASYARAKAT DALAM MENANAM POHON
Minat pada hakekatnya merupakan dorongan yang terjadi dari dalam diri manusia untuk melakukan sesuatu yang bersifat positif.
Hal tersebut sesuai dengan Kamus Lengkap Bahasa Indonesia (Drs. Kamisa), Minat adalah kemauan yang timbul dari dalam diri manusia untuk melakukan sesuatu hal.
Jadi berkaitan dengan deskripsi diatas dapat disimpulkan bahwa minat masyarakat untuk menanam pohon adalah suatu dorongan atau kemauan yang timbul dari dalam diri manusia untuk melakukan kegiatan penanaman pohon.
Kerusakan yang paling parah adalah terjadinya penebangan liar oleh masyarakat maupun perusahaan pengelola hutan yang melanggar ketentuan-ketentuan pengelolaan hutan yang sampai saat ini masih terjadi di beberapa tempat berdasarkan berita dari media cetak maupun elektronika.
2.2 MENYEMPITNYA HUTAN DI INDONESIA
Hutan kita tergolong hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis berjasa sebagai paru-paru bumi dan mempengaruhi iklim global jika hutan rusak maka kadar CO2 di bumi akan meningkat sehingga suhu bumi semakin panas (RATIH Biologi, untuk SMP kelas VII semester genap hal 53). Kerusakan hutan lebih banyak di sebabkan oleh penebangan hutan yang tidak diikuti dengan penanaman kembali secara seimbang. Sementara masyarakat belum memiliki kepedulian terhadap atau untuk berpartisipasi dalam kegiatan menanam pohon.
Menurut LKS RATIH Biologi, untuk SMP kelas VII semester genap hal 53, akibat penebangan hutan antara lain adalah:
1. Punahnya berbagai spesies hewan, tumbuhan dan mikroorganisme di dalam hutan
2. Suhu Lingkungan meningkat
3. Terjadinya erosi sehingga lapisan tanah yang subur terbawa air
4. Terjadinya tanah longsor
5. Dimusim hujan terjadi banjir, sedangkan di musim kemarau sungai dan mata air
mengering.
BAB III
METODE PENELITIAN
Sasaran penelitian ini adalah anggota masyarakat Dusun Kebonagung Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto pada tahun 2008. Satu Dusun memiliki kurang lebih 120 Kepala Keluarga (KK). Di ambil sampel sebanyak sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK). Adapun tahapan-tahapan yang di kembangkan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah sebagai berikut:
3.1 REFLEKSI AWAL
Penelitian ini bersifat deskripsi empiris yaitu berupa fakta lapangan. Bahan berasal dari data-data yang diperoleh dengan cara observasi langsung dan penyebaran lembar angket kepada responden.
Hal ini dilakukan untuk mengetahui minat masyarakat untuk mengatasi masalah pemanasan global yang sedang di hadapi masyarakat Indonesia dan dunia saat ini
3.2 PERENCANAAN TINDAKAN
Secara rinci perencanaan tindakan dalam penelitian ini dapat di jabarkan sebagai berikut:
a. Observasi langsung, dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan langsung terhadap sasaran penelitian
b. Menyiapkan lembar angket yang akan disebarkan pada sampel responden
c. Menyiapkan lembar wawancara, yaitu denganmenyiapkan beberapa pertanyaan yang ditujukan kepada responden..
3.3 PELAKSANAAN PENELITIAN
Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Kebonagung, Desa Kebonagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2008. Adapun langkah-langkah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Menyiapkan berbagai hal yang diperlukan dalam melaksanakan observasi langsung
( lembar kertas, alat-alat tulis)
2. Melaksanakan observasi langsung atau pengamatan secara langsung kepada
sasaran penelitian.
3. Mengidentifikasi masalah
4. Menganalisis masalah dan menemukan faktor penyebabnya
5. Menyiapkan instrumen dan alat evaluasi.
6. Menentukan waktu pelaksanaan tindakan
7. Merencanakan tata urutan tindakan.
3.4 PELAKSANAAN
Dalam pengumpulan data yang di perlukan, peneliti melaksanakan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Melaksanakan Observasi
2. Meneliti banyaknya responden dalam penanaman pohon
3. Melaksanakan pengumpulan data menggunakan angket dan melakukan wawancara
dengan beberapa Kepala Keluarga (KK).
4. Mengevaluasi hasil penelitian dari hasil pengisian angket dan wawancara terhadap
beberapa Kepala Keluarga (KK).
5. Merefleksikan hasil penelitian
3.5 EVALUASI/REFLEKSI
Evaluasi/refleksi terhadap pelaksanaan tindakan melibatkan anggota masyarakat Dusun Kebonagung yang menjadi sasaran penelitian (responden). Data yang bersifat kuantitatif tersebut adalah merupakan hasil observasi ” Meningkatkan minat masyarakat untuk menanam pohon guna mengurangi dampak pemanasan global ” melalui peningkatan gerakan menanam pohon.
Adapun data yang bersifat kualitiatif adalah hasil wawancara terhadap beberapa anggota masyarakat (sampel responden), dan catatan lapangan peneliti. Hal ini di maksudkan untuk bahan perencanaan kegiatan selanjutnya.
3.6 PENILAIAN
Penilaian dilaksanakan dangan menggunakan instrumen. Kriteria peningkatan minat untuk menanam pohon adalah 80%. Sedangkan Observasi yang dilakukan adalah pencatatan data aktivitas penanaman pohon. Pada akhir kegiatan penelitian diharapkan minat untuk melakukan penanaman pohon dapat mencapai dengan baik dan optimal, yaitu 80% dari seluruh Kepala keluarga dusun kebonagung yang dikenai tindakan telah memperoleh skor minimal 80. Analisis data untuk penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan hasilnya dideskripsikan sebagai berikut:
90-100 = baik sekali
79-89 = baik
69-78 = cukup
50-68 = kurang
BAB IV
HASIL PENELITIAN
4.1 ANALISIS DATA
Sesuai dengan tujuan penelitian yang telah dirumuskan hasil data skor minat masyarakat untuk menanam pohon guna mengurangi dampak pemanasan global diperoleh sebagai berikut:
1. Masyarakat yang mengetahui tentang dampak pemanasan global sebanyak 5 kepala keluarga (KK) atau sebesar 12,5%
2. Masyarakat yang mengetahui tentang cara-cara untuk mengurangi dampak pemanasan global sebanyak 4 kepala keluarga (KK) atau sebesar 10 %
3. Masyarakat yang mengetahui manfaat menananm pohon sebanyak 10 Kepala Keluarga (KK) atau sebesar 25%
4. Masyarakat yang setuju dengan kegiatan menanam pohon sebanyak 32 kepala keluarga (KK) atau sebesar 80%
5. Masyarakat yang memiliki lahan kosong sebanyak 5 kepala keluarga (KK) atau sebesar 8%
4.2 PENAFSIRAN HASIL ANALISIS DATA
Penafsiran analisis data dilakukan untuk menjawab masalah yang diajukan dalam penelitian ini. Sedangkan kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah minat masyarakat Dusun Kebonagung, Desa Kebonagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto untuk melakukan penanaman pohon dapat ditingkatkan, jika 80% Kepala Keluarga mempunyai kesadaran untuk melakukan penanaman pohon. Sebaliknya minat masyarakat Dusun Kebonagung untuk melakukan penanaman pohon berkurang apabila kurang dari 80% dari seluruh responden di Dusun Kebonagung tersebut.
Berdasarkan analisis data dan kriteria di atas, dapat dijawab permasalahan-permasalahan sebagai berikut:
1. apakah minat masyarakat dusun kebonagung dalam menanam pohon untuk mengurangi dampak pemanasan global dapat ditingkatkan?
Dari analisis data diketauhi bahwa dari 40 Kepala Keluarga terdapat 32 Kepala Keluarga yang memperoleh hasil 80. Hal ini berarti jumlah Kepala Keluarga yang telah melakukan penanaman pohon di Dusun Kebonagung adalah 80% dengan pencapaian skor rata-rata
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan langsung kepada responden yang dilakukan peneliti di peroleh kesimpulan sebagai berikut:
1. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pemanasan global
2. Masyarakat menyaadari dan merasakan adanya perubahan iklim yang sedang terjadi.
3. Masyarakat tidak mengetahui tentang cara-cara mengurangi dampak pemanasan global tersebut.
4. Kurangnya lahan sebagian masyarakat untuk menanam pohon.
SARAN
Dari kesimpulan yang diperoleh melalui hasil penelitian diatas, maka disarankan :
1. Pihak pemerintah yang menangani bidang terkait (Kehutanan) agar bersedia memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat umumnya, khususnya masyarakat desa kebon agung tentang perlunya menanam pepohonan.
2. Di masyarakat dibentuk kelompk-kelompok sebagai wadah atau sarana komunikasi dan koordinasi agar program kegiatan ini bisa berkelanjutan dan berkesinambungan untuk memelihara dan merawat pohon-pohon yang telah ditanam.
3. Pemerintah menyediakan lahan untuk menanam pohon
DAFTAR PUSTAKA
Kamisa, Drs. 1997. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia untuk SMP-SMA-UMUM. Surabaya: Penerbit Kartika
XY Kids, majalah. Edisi19/IV/12-15 April 2007. Jakarta: PT penerbit Sarana Bobo
Sulistyono, Agung,dkk. 2007. Inspirasi Sains Biologi, pelajaran IPA terpadu untuk SMP. Bandung: Ganesha exact
Syamsuri, Istamar, dkk. 2006. IPA Biologi untuk SMP kls VIII jilid 2. Jakarta Erlangga
Sri Wahyuni. 2007. Lembar Kerja Siswa RATIH Biologi kelas 7 semester genap. Klaten :Sekawan
S.Pd, Ikhwan S.D, dkk. 2005. Lembar Kerja Siswa FOKUS IPA/ Sains kelas 5 semester 1. Solo :CV. Sindhunata
Suharyanto, Drs, dkk. 2005. Lembar Kerja Siswa FOKUS Ilmu Pengetahuan Alam kelas 6 semester 1. Solo :CV. Sindhunata
S. Ag, M.M., M. Pd, Sani, M. Mahmud. 2008. Pedoman penulisan skripsi, artikel, makalah. Mojokerto:Thoriq Al-Fikri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar